JAKARTA - Barcelona berhasil menunjukkan performa luar biasa dalam laga semifinal Piala Super Spanyol 2026, yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Kamis dini hari, 8 Januari 2026.
Dengan kemenangan telak 5-0 atas Athletic Club, Barcelona memastikan langkah mereka ke babak final dan membuka peluang besar meraih trofi pertama musim 2025/2026.
Dominasi Penguasaan Bola dan Efektivitas Serangan
Pertandingan ini memperlihatkan dominasi Barcelona sejak menit awal. Statistik mencatatkan bahwa Blaugrana menguasai bola hingga 80 persen sepanjang pertandingan. Penguasaan bola yang tinggi ini diimbangi dengan efektivitas lini serang yang luar biasa.
Gol pembuka yang dicetak Ferran Torres pada menit ke-22 menjadi momentum penting yang membuka keran serangan Barcelona.
Setelah itu, serangan demi serangan mengalir deras dan bertubi-tubi menghantam pertahanan Athletic Club. Fermin Lopez menggandakan keunggulan pada menit ke-30 dengan menyambar umpan silang dari Raphinha.
Roony Bardghji melanjutkan pesta gol dengan penetrasi cepat ke kotak penalti dan berhasil mencetak gol ketiga pada menit ke-34. Tak lama kemudian, Raphinha menutup babak pertama dengan gol spektakuler pada menit ke-38 yang membuat Barcelona unggul 4-0 di paruh waktu.
Athletic Club yang Kehilangan Kendali
Athletic Club sebenarnya mampu bertahan cukup rapat selama 20 menit pertama. Namun, setelah kebobolan gol pertama, pertahanan mereka mulai runtuh satu per satu. Keterbatasan Athletic untuk mengimbangi pergerakan tanpa bola Barcelona membuat mereka kehilangan kendali permainan.
Sepanjang laga, Athletic hanya mampu melepaskan sembilan tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran, jauh di bawah catatan Barcelona yang mencatatkan 13 tembakan dan tujuh mengarah ke gawang. Kelemahan dalam mengatasi tekanan tinggi dan mobilitas pemain lawan menjadi faktor kunci kekalahan telak ini.
Raphinha Jadi Bintang Pertandingan
Penyerang asal Brasil, Raphinha, tampil sebagai pahlawan dengan dua gol yang ia cetak, masing-masing pada menit ke-38 dan awal babak kedua menit ke-52. Gol kelimanya datang dari penyelesaian yang sangat efektif setelah pertahanan Athletic gagal membersihkan bola dengan sempurna.
Raphinha juga menunjukkan agresivitas tinggi di sisi sayap, menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan. Ia digantikan pada menit ke-65 karena peranannya sudah dianggap tuntas oleh pelatih.
Kedalaman Skuad Barcelona Teruji
Salah satu keuntungan Barcelona dalam pertandingan ini adalah kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi pemain tanpa mengurangi kualitas permainan. Hal ini terlihat ketika Lamine Yamal baru dimasukkan pada menit ke-72, sementara tim tetap mengontrol tempo permainan dengan nyaman.
Rotasi yang efektif memperlihatkan kesiapan Barcelona menghadapi jadwal padat dan menjaga kebugaran pemain jelang final yang akan mereka jalani.
Peluang Barcelona Meraih Trofi Pertama Musim Ini
Dengan kemenangan ini, Barcelona semakin dekat untuk merebut trofi pertama mereka musim 2025/2026. Final Piala Super Spanyol akan mempertemukan Barcelona dengan pemenang antara Real Madrid dan Atletico Madrid, yang dijadwalkan berlangsung Minggu depan.
Momentum positif ini tentu menjadi modal besar bagi Blaugrana untuk kembali menunjukkan dominasi mereka di kancah domestik dan internasional.
Fokus Athletic Club pada Kompetisi Lain
Setelah tersingkir dari Piala Super Spanyol, Athletic Club kini harus segera mengalihkan fokus mereka ke kompetisi lain, yakni Copa del Rey dan La Liga. Pada 14 Januari mendatang, mereka akan menghadapi Cultural Leonesa di Copa del Rey, lalu melanjutkan perjuangan di La Liga dengan menghadapi Mallorca tiga hari berselang.
Meski tersingkir di semifinal, tim asal Bilbao ini masih memiliki banyak kesempatan untuk meraih prestasi di musim ini.
Kemenangan 5-0 Barcelona atas Athletic Club bukan hanya soal angka besar di papan skor, tetapi juga bukti kesiapan dan kekuatan Blaugrana dalam menguasai laga penting. Efektivitas lini serang dan penguasaan bola yang tinggi menjadi kunci keberhasilan mereka melaju ke final Piala Super Spanyol 2026.
Raphinha yang bersinar dengan dua gol dan kontribusi gol dari Ferran Torres, Fermin Lopez, serta Roony Bardghji, menunjukkan betapa kuatnya skuad Barcelona saat ini. Sementara Athletic Club harus mengevaluasi performa mereka dan menyiapkan strategi baru untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi berikutnya.